Friday, September 5, 2008

NERVOUS MARKET - still need to save your bullet


Selama 2 minggu berita yang terjadi di pasar adalah:
1. Dow Jones – berfluktuasi dengan kisaran 11,828 – 11.176 (5,4%) , perdagangan kemarin ditutup dengan -344,65% - atau turun sebesar -2,99% - dipicu oleh keluarnya data retail yang memperlihatkan penurunan pengeluaran , data pengangguran yang meningkat melebihi yang diperkirakan.
2. Harga minyak berfluktuasi dengan range $120 - $ 105 dengan trend menurun. Peningkatan harga selama beberapa hari merupakan letupan karna kekuatiran badai Gustav bukan karena hal-hal fundamental.
3. Harga komoditas : emas, minyak kelapa sawit, timah berkecendurangan turun
4. JSE indeks bergerak dalam kisaran 2.165 – 2.075 dengan trend menurun
5. BI meningkatkan bunga sebesar 0,25% dalam rangka mengontrol laju inflasi
6. Indeks regional bergerak turun dalam kisaran yang cukup lebar


Data2 diatas, trend grafik menunjukkan perdagangan akan menuju ke penurunan yang lebih dalam dalam jangka menengah – sedangkan dalam jangka pendek dapat diharapkan teknikal rebound terjadi di saham-saham komoditas : AALI; INKP; UNSP; TINS; PGAS dan infrastruktur: BNBR; BTEL, retail : INDF;CPIN


Penurunan di bursa sudah tidak lagi banyak terpusat kepada harga2 komoditas/ minyak – para pelaku pasar sudah lebih ter fokus terhadap data-data ekonomi yang keluar diseluruh dunia – dan data-data itu akan terus keluar sebagai hasil pelemahan ekonomi yang sudah terjadi dari awal tahun.


Trend Dow Jones menurun dengan support 10.700 ; trend perdagangan Dow Jones ini akan menjadi landasan bursa Asia – dan untuk Indonesia jg akan terkait erat dengan keadaan ekonomi global ditambah lagi pelemahan rupiah terhadap dollar - dengan trend menurun support di 1900 dan dapat terus berlanjut ke 1832.