Indeks turun lagi +/- 1,5% dengan volume yang masih besar.
2 alasan:
- Technical : overexhausted karna kenaikan terlalu cepat selama 2 minggu – pemain gak punya peluru(uang)lagi untuk beli
- Fundamental: berita bahwa Amerika ternyata belum menunjukkan angka perbaikan di konsumer spendingnya – artinya mereka masih sakit dan berarti permintaan dari mereka akan terus turun
REVIEW UMUM IHSG
Penurunan dh sampai dititik support lemahnya 1730 – kalau 1730 tembus dia menuju support kut di 1660 = boleh start accumulasi di titik-titik tersebut terlebih-lebih kalau volume perdagangan cenderung menngkat diikuti oleh penurunan IHSG yang menipis.
REVIEW UMUM SAHAM
Sama seperti IHSG beberapa saham sudah sampai dititik support lemahnya dan punya kecenderungan untuk naik kembali dan sudah kelihatan permintaan beli; mereka adalah:
PGAS (2450) : sudah sampaidititik supportnya rp 2450 – support kuatnya di rp 2250. Sudah ada menunjukkan permintaan yang agak kuat.; akumulate buy
BMRI (2650):: titik support lemah di IDR 2650 – support kuatnya di 2425; udah terlihat permintaan yang cukup kuat.; akumulate buy
BNGA (720) : support lemah di 700- support kuatnya di 650 volume meningkat – akumulate buy
BBNI (1480): support lemah di 1400 – support kuat di 1200- volume meningkat ditengah derasnya penjualan; akumulate buy
BBRI(5600) support lemah 5400 – support kuat di 5100- volume meningkat; akumulate buy
Seperti sebelumnya, masih terlihat "WANTED SHARES" – saham-saham itu tetep dipegang oleh investor; penjualan di saham2 itu tidak terlihat banyak namun memang belum ada indikasi peningkatan permintaan mereka adalah: BBCA; BDMN;BISI; JPRS;JSMR; MEDC; PTBA; SGRO; SMGR; UNVR;INDF.
SAHAM-SAHAM BAKRIE
Saham Bakrie paling berpotensial untuk swing trading – arahnya gak jelas sekarang – logika saya bilang sentimen di saham2 ini masih jelek karna fluktuasi yang liar – orang akan hati-hati sekali untuk masuk saham Bakrie – kecuali para real trader – tp biasanya real trader tidak akan mampu mempertahankan harga.